Sunday, January 29, 2017

STOP, SEMOGA

Oleh: A. Fuad Usfa
Aku juga bisa terbabit loch cak..., gara2 sekelompok orang yang menabuhkan genderang perang..., yang mana diriku bercap yang sama karena dilahirkan dengan cap yang sama dengan sang penabuh genderang perang... Mulanya banyak orang tak menanggapi, karena dianggapnya sebagai pernak-pernik demokrasi, padahal mereka adalah anti demokrasi yang nyata...; namun makin lama makin bergema dan bara api pun meletup di sana sini... Muncullah di beberapa titik orang menanggapi..., lalu kita ribut berteriak yang kononnya sebagai korban kedhaliman... #semoga genderang perang beralih pada irama syahdu kedamaian, sebagai pertanda rahman rahimNya menyelimuti alam semesta ini.
(FB)

No comments:

Post a Comment

MENGGAYUH MEMAHAMI EKSISTENSI TUHAN

Oleh: A. Fuad Usfa Eksistensi Tuhan Berbicara tentang Tuhan berarti berbicara suatu yang gaib, abstrak. Tidak bisa ditangkap dengan penca in...