Saturday, January 6, 2018

KOMPLEKSITAS DAN KELUGUAN

By: Kookaburra

Aku teringat, dulu, khususnya kala aku masih student. Kala kita diperjalanan, seperti naik bus misalnya. Kita duduk bersebelahan dengan orang yang tak kita kenal, lalu kita atau orang lain itu hendak makan permen misalnya. Tentu kita atau orang lain itu akan menawarkan pada orang yg duduk di sebelah menyebelah. Dan, kita atau orang lain itu akan dengan senang hati menerima tawaran itu, lalu dengan senang hati pula mencicipinya.

Seiring dengan perjalanan jaman, kala kehidupan manusia makin kompleks. Pengalaman hidup manusia bertambah kompleks pula.
Menyimak dari banyaknya kasus di sana sini, maka orang tak lagi selugu masa2 itu, di masa lalu, masa aku masih student dulu.

Kini orang tak kan mudah menerima begitu saja untuk ditawari makanan atau cemilan oleh orang yang tiada dikenal, dalam perjalanan khususnya. Anak2nyapun yg dalam satu perjalanan akan diajari untuk waspada terhadap yang demikian itu.

Tak ‘kan pandang penampilan, tak ‘kan pandang jenis kelamin, juga etnis dan keyakinannya, dll.

Jaman terus bergulir, kompleksitas makin menyelimuti kehidupan insan, keluguanpun akan makin terkikis.
(Diangkat dari oretan kecilku: Forrestdale WA, 4 Desember 2018)

No comments:

Post a Comment

MENGGAYUH MEMAHAMI EKSISTENSI TUHAN

Oleh: A. Fuad Usfa Eksistensi Tuhan Berbicara tentang Tuhan berarti berbicara suatu yang gaib, abstrak. Tidak bisa ditangkap dengan penca in...