Sunday, June 13, 2010

TERIMAKASIH SAUDARAKU

Oleh: Aba

Western Australia, Awal Musim Dingin Di Tahun 2010

Sunyi
Senyap
Terasa gelap

Riak gelombangmu
Irama desir tiupan sang bayu kala membelai hutanmu
Dentum cangkul petanimu
Desingan kail
Dan desir jala nelayanmu
Derap langkah gegap gempitanya
Siapa dan apa di atas punggungmu
Irama nyanyian para perantaumu

Dalam sunyi
Dalam senyap
Dan terasa gelap

Perjalanan masa telah menguak tabir
Seiring dengan hadirnya
Sosok putramu
Yang telah menabuhkan genderang
Menyalakan pelita
Dengan etos dan nyalinya

Kini tiada lagi kesunyian itu
Tiada lagi kesenyapan itu
Tiada lagi gelap itu

Beragam iramamu
Bersama pelita
Telah mengitar globe bumi.

Terimakasih saudaraku.

No comments:

Post a Comment

MENGGAYUH MEMAHAMI EKSISTENSI TUHAN

Oleh: A. Fuad Usfa Eksistensi Tuhan Berbicara tentang Tuhan berarti berbicara suatu yang gaib, abstrak. Tidak bisa ditangkap dengan penca in...